[Gambar]
Foto Bersama Mahasiswa KKN Undip dengan Guru dan Staff SMPN 02 Paninggaran | Sumber: Dokumentasi Pribadi
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tim 1 Universitas Diponegoro, Fachri Triartanto dan Faisal Nurfauzan, inventarisasi dan bukukan berkas Desa Tenogo dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Paninggaran agar tak ruwet. Mereka buat buku induk berkas menggunakan Microsoft Excel dan sosialisasikan modul pedoman pengodean aset.
Selain agar tertib administrasi, inventarisasi dan pembukuan dapat menghemat keuangan. Hal tersebut juga dapat memudahkan perawatan dan pengawasan barang. "Bakal lebih mudah cari informasi tertentu juga," jelas Fachri pada Rabu, 15 Februari 2023.
Selain itu, inventarisasi dan pembukuan juga berfungsi untuk optimalkan usia pakai barang. Ia juga bisa menjamin kesiapan operasional dan ketersediaan barang. "Kalau usia dan kondisi barang jelas, keselamatan pengguna juga bisa terjamin," ujar Faisal menimpali.
[Gambar]
Proses Pelaksanaan Inventarisasi Bersama Perangkat Desa Tenogo di Balai Desa | Sumber: Dokumentasi Pribadi
Hal yang dibutuhkan dalam menginventarisasi adalah buku induk, buku catatan, buku golongan, laporan triwulan mutasi barang, daftar isian, dan daftar rekapitulasi. Instansi juga mesti menunjuk penanggung jawab barang dan membuat aturan penggunaan barang.
"Agar tidak saling menyalahkan, dan sanksi yang dikenakan kepada pelanggar jelas," ucap Fachri.
Mereka menambahkan, pemeliharaan barang mesti dibagi berdasarkan dua hal, sifatnya dan waktu perbaikannya. Untuk sifat, misalnya pemeliharaan yang bersifat pengecekan, pencegahan, perbaikan ringan, dan perbaikan berat.
"Kalau waktu, misalnya pemeliharaan sehari-hari atau pemeliharaan rutin berkala," tambahnya.
Mereka berharap, setelah ini dapat tercipta ketertiban dalam administrasi dan inventarisasi barang.
Rabu, 22 Februari 2023
Menurut mereka, hal yang perlu dicatat dalam menginventarisasi adalah kode, nama, spesifikasi, sumber pemberi dan tahun pengadaan, tahun penggunaan, jumlah, dan kondisi alat. "Agar semua informasinya jelas," tuturnya.
[Gambar]
Proses Sosialisasi Pentingnya Keselamatan Berkendara kepada Murid SMPN 02 Paninggaran | Sumber: Dokumentasi Pribadi
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tim 1 Universitas Diponegoro, Pulizya Firlie, sosialisasikan pentingnya keselamatan berkendara kepada siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 02 Paninggaran pada 3 Februari 2023. Ia mendorong ketertiban dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, banyak siswa SMP tersebut yang sudah membawa motor, dan tidak menggunakan helm. Padahal helm adalah salah satu unsur penting dalam keselamatan berkendara. Siswa SMP tersebut juga tentunya tidak memiliki Surat Izin Mengemudi.
"Banyak pengemudi di bawah umur yang tidak menggunakan helm," kata Firlie pada Rabu, 15 Februari 2023.
Katanya, sejak Januari - September 2022 ada 94 ribu kasus kecelakaan lalu lintas. Angka ini meningkat 34 persen dibanding tahun lalu. Sedangkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas ada 19 ribu. Angka ini meningkat 3 persen dibanding tahun lalu.
"Paling banyak kecelakaan adalah karena faktor manusia atau human error," sebutnya.
Makanya, ia mendorong siswa SMP tersebut untuk terlebih dulu mendapatkan izin mengemudi dan menggunakan helm saat berkendara. Ia juga mendorong siswa untuk memenuhi perlengkapan berkendara, misalnya surat-surat berkendara, lampu, dan plat kendaraan.
"Jangan juga main ponsel ketika membawa motor. Itu bikin tidak fokus," tuturnya.
Kalau melanggar aturan lalu lintas yang berdasar pada UU No 22/2009 pasal 2, maka pelanggar bisa didenda. Tidak punya SIM, misalnya, bisa kena denda 1 juta rupiah. Tidak menggunakan helm bisa kena denda 250 ribu rupiah.
"Helmnya mesti SNI, ya," katanya mengingatkan.
Harapannya, penjelasannya bisa mendorong siswa SMPN 02 Paninggaran taat berkendara. Ia tak ingin para penerus bangsa tersebut hidupnya berakhir di jalanan.
Rabu, 22 Februari 2023
[Gambar]
Proses Sosialisasi Dampak Kenakalan Remaja Terhadap Kesehatan Reproduksi kepada Murid SMPN 02 Paninggaran | Sumber: Dokumentasi Pribadi
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tim 1 Universitas Diponegoro, Dewi Pujianti, sosialisasikan dampak kenakalan remaja terhadap kesehatan reproduksi. Sosialisasi ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Paninggaran, Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan pada 3 Februari 2023.
Menurutnya, kenakalan remaja adalah salah satu penyebab kurang maksimalnya fungsi organ reproduksi. Oleh sebab itu, ia ingin mencegahnya dengan mengedukasi siswa SMP tersebut agar tidak melakukan kenakalan remaja.
"Mengedukasi remaja khususnya para siswa agar tidak melakukan kenakalan remaja," katanya pada Rabu, 15 Februari 2023.
Masalah kesehatan reproduksi, seperti kehamilan tak dikehendaki, kehamilan dan kelahiran usia muda, dan penyakit menular seksual bisa terjadi karena seks bebas, alkohol, dan napza.
"Hubungan seks sebelum menikah dan penyalahgunaan napza dapat membawa risiko terhadap penularan HIV/AIDS," ujarnya.
Menurutnya, kesehatan reproduksi remaja bisa berpengaruh terhadap kesehatan mental, keadaan ekonomi, dan kesejahteraan ekonomi. Sebab, tanpa persiapan yang matang, kehamilan dan kelahiran dapat membawa petaka.
"Misalnya baru SMP sudah hamil, anak itu pasti stres jadi omongan dan dikeluarkan dari sekolah. Terus nanti siapa yang kasih dia makan? Kalau dia dikeluarkan dari sekolah, nanti dia gak bisa dapat pekerjaan layak, gak dapat pekerjaan bagus," jelasnya.
Menurutnya, ada banyak cara untuk menghindari kenakalan remaja, salah satunya dengan mendapatkan pendidikan agama sebanyak mungkin. Lalu seorang remaja juga mesti pandai memilih teman dan lingkungan yang baik.
"Mesti membentuk ketahanan diri agar tidak terpengaruh oleh teman atau lingkungan yang tidak baik," tuturnya.
Dalam sosialisasi itu, ia juga menjelaskan cara merawat organ reproduksi agar tetap sehat. Untuk perempuan, mesti rajin membersihkan kelamin dari depan ke belakang dan dikeringkan dengan handuk bersih. Lalu, tidak menggunakan cairan pembilas vagina, dan dianjurkan tidak sunat. Perempuan juga dianjurkan menggunakan pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat. Ketika sedang menstruasi, mesti rajin ganti pembalut setiap 4 jam.
Sedangkan untuk laki-laki, mesti menjaga kebersihan organ vital. Dianjurkan untuk sunat untuk menjaga kebersihan kulup, dan menggunakan celana dalam yang menyerap keringat.
"Baik laki-laki maupun perempuan, kalau sedang mengalami masalah organ reproduksi, segera periksa ke dokter," sebutnya.
Rabu, 22 Februari 2023
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro Tim 1, Pulizya Abi Firlie dan Putri Prameswari sosialisasikan pentingnya mempelajari bahasa asing sedini mungkin ke sekolah-sekolah di Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. Mereka sosialisasi dan mengajarkan bahasa Inggris dan bahasa Jepang pada 23 Januari 2023 dan 27 Januari 2023.
Pulizya mengajar bahasa Inggris di Sekolah Dasar Negeri 1 Tenogo dan Sekolah Dasar Negeri 2 Tenogo. Menurutnya, siswa-siswa di sekolah tersebut belum pernah menyentuh bahasa Inggris. "Padahal, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional. Bahasa Inggris merupakan pintu untuk mengenal dunia lebih luas," tutur Pulizya pada 14 Februari 2023.
Ia mengajarkan bahasa Inggris dasar dengan cara yang menyenangkan. Misalnya bermain dan bernanyi. Soalnya, siswa SD, katanya, lebih suka bermain. "Kalau serius, pasti terdistraksi. Kalau paka cara yang menyenangkan, mereka pasti bakal senang belajarnya," sebutnya.
Sedangkan Putri mengajar bahasa Jepang di Sekolah Menengah Pertama 2 Paninggaran. Menurutnya, bahasa Jepang penting dipelajari. Sebab, banyak budaya-budaya positif yang sebaiknya ditiru.
"Bahasa juga produk budaya. Agar bisa lebih jauh mempelajari budaya Jepang, bahasanya juga mesti dipelajari," kata Putri pada kesempatan yang sama.
Di sekolah tersebut, ia mengajarkan bahasa Jepang dasar. Yaitu huruf-huruf, sapaan, dan kosa kata sederhana. Ia juga mengajarkan budaya kerja ala Jepang. "Saya ajarkan 5S. Yaitu seiri, seiton, seiso, seiketsu, dan shitsuke. Yang artinya ringkas, rapi, bersih, rawat dan rajin," jelasnya.
Pulizya dan Putri berharap yang ilmu yang dipaparkannya, meskipun sebentar, bisa berguna dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. "Mudah-mudahan, setelah ini mereka terpacu untuk belajar lebih dalam soal bahasa asing," ucap mereka.
Selasa, 21 Februari 2023
[Gambar][Gambar]
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tim 1 Universitas Diponegoro, Arrawinda Putri Permata dan Irfaan Abiyyu dorong siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Paninggaran bijak bersosial media. Sosialisasi tersebut digelar pada 4 Februari 2023 di Lab Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Paninggaran, Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.
Sosialisasi ini dilakukan untuk mencegah efek buruk dalam bersosial media. Misalnya kurang tidur, ketakutan terhadap ketinggalan Informasi, menurunnya kemampuan sosial, dan cyberbullying. "Mesti tahu batas saat menggunakan media sosial," ujar Arrawinda pada Rabu, 15 Februari 2023. Selain itu, Irfaan menambahkan, mereka menjelaskan soal potensi kriminalitas di media sosial. Seperti penipuan, pembajakan, penculikan, dan prostitusi. "Kami jelaskan cara mengamankan data pribadi dan kenapa itu diperlukan," sebutnya. Oleh sebab mereka juga hal-hal yang mesti dihindari dalam menggunakan media sosial.
"Jangan merendahkan orang, jangan umbar masalah pribadi, hindari kata-kata yang mengandung SARA, dan hindari disinformasi," jelas Irfaan pada kesempatan yang sama.
Dalam bersosial media, kata mereka, diperlukan prinsip 'Think'. Yakni true, helpful, illegal, necessary, kind. Pengguna sosial media, jelasnya, mesti memastikan apakah kabar yang didapatkannya benar. Kemudian apakah itu membantu.
"Mesti tahu apakah hal itu ilegal, apakah hal itu penting, dan hal itu baik," tamba Arrawinda.
Mereka berharap, hal yang disampaikan dapat berguna. Sebab, media sosial adalah tempat yang paling banyak waktu dihabiskan. Mereka juga bilang, anak-anak adalah target paling rentan terhadap Kejahatan berbasis siber.
"Soalnya mereka belum tahu banyak. Makanya rentan," tukasnya.
Senin, 20 Februari 2023
[Gambar]
Penyerahan Peta Administrasi Desa kepada Perangkat Desa Tenogo | Sumber: Dokumentasi Pribadi
Tenogo, Pekalongan (13/02/2023) - Desa Tenogo, salah satu desa yang dikenal sebagai desa penghasil manggis, merupakan satu dari 15 desa yang berlokasi di Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. Desa Tenogo yang memiliki luas 1012,18 Ha ini dibagi atas 11 RT dengan 5 RW.
Sejauh informasi yang didapatkan, diketahui bahwa Desa Tenogo sendiri belum sepenuhnya memiliki data teknis yang lengkap dan update. Data teknis yang belum dimiliki oleh Desa Tenogo yaitu Peta Administrasi Desa Tenogo baik dalam bentuk cetak (hardfile) maupun data (softfile).
Peta administrasi sendiri pada dasarnya merupakan suatu data teknis dalam suatu kelurahan/desa yang penting dan diperlukan untuk mengetahui letak dan batas suatu wilayah secara geografis sehingga mempermudah dalam mendapatkan informasi mengenai suatu daerah. Peta administrasi juga memuat sarana seperti jalan, sungai, batas - batas desa dalam skala tertentu, bisa dalam skala batas desa, batas RW dan RT dan lain-lain. Peta administrasi umumnya berisi gambaran suatu wilayah di permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu yang dilengkapi dengan informasi seperti legenda, petunjuk peta, arah mata angin, serta koordinat dari suatu wilayah itu sendiri.
[Gambar]
Hasil Layout Peta Administrasi Desa Tenogo | Sumber: Dokumen Pribadi
Berdasarkan kondisi tersebut, Muhammad Hanif Ramadhan, mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro Program Studi Teknik Geodesi, membantu dalam proses pembuatan peta administrasi yang dilengkapi dengan persebaran fasilitas umum di sana. Program pembuatan peta ini diharapkan mampu memberikan gambaran data administrasi skala RT serta memberikan informasi terkait letak fasilitas umum di Desa Tenogo seperti lokasi balai desa, masjid, dan sekolah. Selain itu, pelaksanaan program kerja ini bertujuan agar data administrasi ini mampu membantu untuk kegiatan pembangunan dan perencanaan Desa Tenogo kedepannya serta dapat menjadi acuan untuk keperluan updating pembuatan Peta Administrasi Desa Tenogo.
Pada pelaksanaan pembuatan peta administrasi terdapat beberapa tahapan yang dilakukan. Tahapan pertama berupa pengumpulan data dan survei baik secara primer berupa survei lapangan secara langsung dengan wawancara perangkat desa maupun sekunder dengan meminta data dari balai desa serta analisis dokumen. Kemudian dilanjutkan dengan proses sinkronisasi data sesuai gambaran di google earth, pengolahan data menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) yaitu software ArcGIS dengan metode digitasi on screen, mencetak peta administrasi dalam ukuran A1, dan terakhir berupa prosesi penyerahan peta administrasi yang dilengkapi dengan persebaran fasilitas umum ke pihak Desa Tenogo.
Pada tanggal 9 Februari 2023 prosesi penyerahan peta administrasi yang dilengkapi persebaran fasilitas umum dilakukan dengan bertempat di Balai Desa Tenogo. Bapak Nur Islam selaku Kaur Keuangan mengucapkan terima kasih atas bantuan pembuatan peta administrasi serta persebaran fasilitas umum ini.
Penulis: Muhammad Hanif Ramadhan - Teknik Geodesi FT Undip
Dosen Pembimbing Lapangan:
Lokasi: Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan
Sabtu, 18 Februari 2023
[Gambar]
Mahasiswa KKN UNDIP sedang memaparkan materi ISI PIRINGKU dan Financial Planning Kepada Anggota PKK Desa Tenogo | Sumber: Dokumentasi Pribadi
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro Tim 1, Dewi Pujianti dan Faisal Nurfauzan sosialisaikan pentingnya keseimbangan gizi makanan pada anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga di Balai Desa Tenogo pada Kamis, 2 Februari 2023. Mereka kenalkan 'Isi Piringku' dan pentingnya manajemen uang dalam keluarga.
Sosialiasi ini dilakukan karena mereka menemukan ada 3 kasus stunting di Desa Tenogo. Padahal sesusai dengan prinsip Pembangunan Sosial Berkelanjutan (SDGs) stunting mesti dihapuskan. Dewi dan Faisal jelaskan soal makanan apa saja yang mestinya ada dalam satu piring agar dapat memberikan gizi yang seimbang. Mereka memaparkan soal jenis makanan pokok, kelebihan dan kekurangan lauk pauk, manfaat sayur dan buah.
"Gizi mesti seimbang, baik ketika si ibu hamil, menyusui, maupun makanan untuk balita," tutur Dewi pada Selasa, 14 Februari 2023. Mereka sadar, untuk memenuhi keseimbangan gizi, maka diperlukan pengeluaran yang tak sedikit. Di desa yang mayoritas warganya adalah petani, penyadap getah pinus, dan peternak ini diperlukan kecerdasan dalam mengelola keuangan.
"Kalau pintar kelola uang, bisa beli makanan bergizi seimbang," jelas Faisal pada kesempatan yang sama. Kepada anggota PKK, mereka jelaskan juga soal rencana penggunaan uang. Perencanaan ini disesuaikan juga dengan pendapatan masing-masing keluarga. Mereka harap, paparan mereka dapat memberikan wawasan dan gambaran kepada anggota PKK soal keseimbangan gizi. "Semoga bisa diimplemetasikan di kemudian hari sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan keluarga," sebut Dewi.
Faisal menambahkan, diperlukan juga kolaborasi dari berbagai pihak untuk menurunkan angka stunting. Mereka mengharapkan pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta bisa bekerja sama mewujudkan nol kelaparan.
"Ini tanggung jawab kita semua. Setiap unsur masyarakat mesti berkolaborasi untuk menuntaskan persoalan stunting ini," tambah Faisal.
Kamis, 16 Februari 2023
[Gambar]
Penyerahan infografis kepada pengelola wisata | Sumber: Dokumentasi Pribadi
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tim 1 Universitas Diponegoro, Putri Prameswari, pasarkan wisata Kali Paingan, Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan sampai ke Jepang. Ia membuat infografis objek wisata tersebut menggunakan bahasa Jepang pada Kuliah Kerja Nyata yang digelar pada 2 Januari 2023 - 16 Februari 2023. Pemasaran ini dilakukan untuk menggaet pelancong asing. Soalnya, sebelum pandemi banyak wisatawan dari Jepang yang datang untuk rekreasi ke tempat ini.
"Sebelum pandemi, banyak wisatawan asing yang datang ke Kali Paingan, terutama wisatawan Jepang," tutur Putri pada Rabu, 15 Februari 2023. Putri mewawancarai pengelola objek wisata tersebut untuk mendapatkan Informasi. Informasi tersebut kemudian dialih bahasakan ke bahasa Jepang dan dibuatkan infografis. Infografis tersebut diserahkan kepada pengelola pada 14 Februari 2023 lalu. "Wawancara ke pak sidik selaku pengelola soal sejarah Kali Paingan," sebutannya.
Kali Paingan adalah salah satu objek daya tarik wisata di Desa Tenogo. Ia merupakan wisata air dengan arung jeram sebagai atraksi unggulannya. Mulanya, sungai ini adalah pusat pendidikan yang berdiri pada tahun 2005. Ia didirikan untuk memfasilitasi penyetaraan paket C bagi masyarakat sekitar. Tempat pendidikan tersebut kemudian berubah menjadi tempat wisata pada tahun 2010. "Dikelola oleh Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Hutan (P3MDH) Desa Tenogo," jelas Putri.
[Gambar]
Infografis mengenai wisata Kali Paingan | Sumber: Dokumentasi Pribadi
Selain Kali Paingan, Desa Tenogo juga punya Sendang Kamulyan. Ia merupakan objek daya tarik wisata religi. "Soalnya dulu pernah digunakan oleh Sunan Kalijaga," ujarnya. Putri berharap apa yang dikerjakannya bisa tepat sasaran dan manfaat. Ia berharap wisata di Desa Tenogo bisa kembali ramai didatangi pelancong. "Kalau ramai yang datang, ekonomi bisa hidup. Masyarakat bisa sejahtera," tambahnya.
Kamis, 16 Februari 2023
[Gambar]
Salah satu wilayah yang terkena longsor di Desa Tenogo | Sumber: Dokumentasi Pribadi
Tenogo, Pekalongan (13/02/2023) - Desa Tenogo, merupakan sebuah desa yang terletak di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Desa ini berjarak 15 km dari Ibukota Kabupaten Pekalongan, tepatnya di Kecamatan Paninggaran. Secara geografis, Desa Tenogo terletak di sebelah utara Kecamatan Paninggaran, dengan jarak 6 km dari pusat Kecamatan Paninggaran, serta 17 km dari daerah Kajen yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Pekalongan. Secara topografi, Desa Tenogo berada di daerah yang berbukit dan bergunung. Kondisi topografi, pemanfaatan lahan dan ruang yang kurang baik di Desa Tenogo merupakan beberapa faktor penyebab terjadinya bencana tanah longsor di Desa Tenogo.
Bencana tanah longsor sering mengakibatkan kerugian harta benda maupun korban jiwa dan menimbulkan kerusakan sarana dan prasarana lainnya yang bisa berdampak pada kondisi ekonomi dan sosial. Berdasarkan kondisi tersebut, dibutuhkan sosialisasi mengenai mitigasi untuk mengurangi kerugian yang ditimbulkan dari bencana longsor. Pada tanggal 1 Februari 2023, KKN Tim I Universitas Diponegoro Desa Tenogo mengadakan sosialisasi mengenai Mitigasi Bencana Longsor kepada lima Kepala dusun serta perangkat Desa Tenogo.
Program sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan Kepala Dusun dan perangkat desa dalam menghadapi dan mengurangi dampak atau risiko bencana, sehingga masyarakat dapat hidup dan bekerja dengan aman. Sosialisasi ini terdiri dari tiga tahapan yang meliputi mitigasi pra-bencana, mitigasi saat terjadi longsor, dan mitigasi pasca bencana.
[Gambar]
Sosialisasi dan Foto Bersama dengan Kepala Dusun dan Perangkat Desa | Sumber: Dokumentasi Pribadi
Adapun untuk mendukung program mitigasi bencana diperlukan adanya suatu faktor pendukung seperti penerapan konsep logistik kemanusiaan sebagai pendukung program mitigasi. Logistik adalah unsur paling penting dalam setiap upaya bantuan kemanusiaan atau bantuan kebencanaan dan bagaimana kita mengelola logistik bantuan kemanusiaan akan menentukan apakah operasi penanggulangan bencana tersebut sukses atau gagal logistik juga menjadi aktivitas yang paling mahal dari setiap bantuan bencana. Berdasarkan studi, diperkirakan bahwa biaya logistik untuk penanggulangan bencana sekitar memakan 80% dari total biaya bantuan bencana. Logistik kemanusiaan sendiri merupakan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian aliran bantuan kemanusiaan serta informasi terkait, dari titik asal ke titik konsumsi dengan tujuan mengurangi penderitaan korban bencana. Berdasarkan kondisi tersebut, Fachri Aziz Triartanto, mahasiswa KKN Tim 1 Universitas Diponegoro Program Studi Manaemen dan Administrasi Logistik melakukan sosialisasi terkait dengan penerapan konsep logistik kemanusiaan. Selain itu, Muhammad Hanif Ramadhan, mahasiswa KKN Tim 1 Universitas Diponegoro Program Studi Teknik Geodesi membuat pemetaan daerah rawan tanah longsor untuk dapat memantau dan mengamati fenomena tanah longsor di suatu kawasan yang mampu memberikan gambaran kondisi kawasan wilayah tersebut.
Pembuatan peta potensi bahaya tanah longsor dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) mampu memberikan solusi dan kemudahan dalam analisis spasial secara berulang, kontinu, cepat dan akurat. Bahaya tanah longsor dapat diidentifikasi secara cepat melalui sistem informasi geografis dengan menggunakan metode tumpang susun atau overlay terhadap parameter-parameter penyebab tanah longsor seperti curah hujan, kemiringan lereng, dan ketinggian. Dari ketiga parameter tersebut akan dilakukan proses analisa untuk menentukan tingkat kerawanan tanah longsor. Melalui sistem informasi geografis diharapkan akan mempermudah penyajian informasi spasial khususnya yang terkait dengan penentuan tingkat kerawanan tanah longsor.
Dari hasil pengolahan overlay terhadap tiga parameter tanah longsor pada software ArcGIS, didapatkan hasil peta tingkat kerawanan daerah tanah longsor. Dari hasil tersebut didapatkan 3 kelas tingkat kerawanan longsor diantaranya kelas dengan tingkat kerawanan rendah, kelas dengan tingkat kerawanan sedang dan kelas dengan tingkat kerawanan tinggi. Dari hasil pengolahan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat kerawanan tinggi berada di beberapa wilayah di Dusun Bandingan, tingkat kerawanan rendah berada di Dusun Laren, Dusun Tenogo, dan Dusun Gondang, sementara wilayah lain di Desa Tenogo memiliki tingkat kerawanan sedang.
[Gambar]
Hasil Layout Peta Rawan Tanah Longsor Desa Tenogo | Sumber : Dokumen Pribadi
Penulis : KKN Tim 1 Undip Desa Tenogo
Dosen Pembimbing Lapangan :
Lokasi : Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan
Kamis, 16 Februari 2023